Menu Tutup

7 Cara Membangun Sistem Manajemen Gudang yang Baik

cara membangun sistem manajemen gudang

Menjadi salah satu pelaku bisnis di negeri ini, tentu Anda harus paham betul bagaimana cara membangun sistem manajemen gudang yang baik. Mengapa Anda harus paham dengan manajemen gudang? Karena bukan hanya masalah keuangan saja yang akan berhubungan dengan Anda ketika memulai sebuah bisnis. Tentu manajemen gudang akan berhubungan langsung dengan sistem penjualan yang dilaksanakan.

Cara membangun sistem manajemen gudang tentu wajib Anda pelajari karena jelas akan ada pengaruhnya dengan sistem penjualan serta keuangan. Untung dan rugi tentu akan sangat berhubungan dengan stok yang ada dalam gudang. Apakah stok terlalu sedikit, atau bahkan terlalu berlebihan dan menyebabkan kerugian? Berikut hal-hal yang perlu Anda pahami mengenai sistem manajemen gudang yang baik.

Mempersiapkan Data yang Akurat

sistem manajemen gudang

Pertama ialah Anda harus memiliki data-data penunjang yang sangat akurat untuk dapat mengatur segala hal yang ada dalam gudang. Data-data penting tersebut tentunya meliputi data penjualan baik yang lampau dan yang akan datang, data permintaan baik dari sistem pre-order dan sistem lainnya.

Data-data tersebut tentu harus bersifat akurat, karena data-data tersebut akan membantu Anda untuk mengetahui, cara membangun sistem manajemen gudang seperti apa yang harus diterapkan dalam gudang. Kemudian untuk mengetahui sebanyak apa persediaan yang dibutuhkan dan dipersiapkan untuk bisnis yang sedang Anda jalankan. Tentu Anda tidak ingin berlebih dan kekurangan bukan?

Membuat Ramalan (Forecast)untuk Persediaan

sistem manajemen gudang

Langkah selanjutnya untuk mengetahui cara membangun sistem manajemen gudang yang baik ialah membuat ramalan untuk mempersiapkan persediaan barang. Ramalan atau yang dikenal dengan forecast ini dibuat oleh Anda tentu tidak asal-asalan. Ramalan untuk persediaan barang dalam gudang tersebut, dibuat berdasarkan data-data akurat yang telah Anda dapatkan dan Anda miliki.

Tentu tahap forecast dalam hal ini bukanlah tahapan yang dapat dibilang mudah. Karena Anda harus dengan jeli melihat tren penjualan pada periode yang akan datang. Sehingga Anda dapat menentukan dengan tepat, seberapa banyak persediaan yang harus disiapkan untuk penjualan tersebut. Jika saja salah dalam perhitungan, bisnis Anda bisa mengalami kerugian.

Membentuk Jadwal Persediaan yang Tepat

Tahap selanjutnya setelah membuat forecast persediaan ialah membentuk serta menyusun jadwal. Jadwal apa yang perlu disusun? Ya, Jadwal untuk membeli persediaan barang serta jadwal persediaan barang yang akan keluar dari gudang. Tentu jadwal ini akan sangat berguna bagi Anda para pelaku bisnis agar tidak mengalami kerugian.

Jadwal tersebut penting dibuat untuk mengetahui dengan tepat, kapan keluar dan masuknya persediaan terjadi. Cara membangun sistem manajemen gudang yang satu ini penting untuk Anda lakukan, agar pada kedepannya tidak terjadi bentrok waktu saat masuk dan keluarnya barang. Selain itu, supaya tidak kehabisan barang sebelum barang persediaan datang, jelas sangat disayangkan jika terjadi.

Menentukan Budgeting Persediaan Gudang

sistem manajemen gudang

Mungkin Anda kebingungan ketika membaca artikel ini, karena dari awal pada cara membangun sistem manajemen gudang ini, tidak disebutkan mengenai sistem budgeting. Mungkin ini yang Anda cari-cari selama ini. Setelah melakukan ramalan atau forecast terhadap persediaan barang dalam gudang dan membuat jadwal yang akurat, mengenai masuk dan keluarnya barang persediaan, langkah selanjutnya ialah budgeting.

Mengapa langkah ini tidak dimasukkan dalam awal-awal cara membangun sistem manajemen gudang? Karena jika dilakukan serta diletakkan pada tahapan awal, bisa-bisa persediaan yang ada tidak akan sesuai dengan kebutuhan pemasaran. Jangan khawatir, Anda akan tetap bisa mengutak-atik budgeting pada tahap ini, agar tetap sesuai dengan biaya yang perusahaan Anda miliki.

Mengenali Karakter Persediaan dalam Gudang

Langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan dalam manajemen gudang yang baik agar tidak mengalami kerugian ialah, mengenali karakter dari barang persediaan yang Anda miliki. Tentu saat memulai bisnis, Anda tahu betul apa keuntungan dan kerugian yang Anda akan peroleh ketika membangun bisnis tersebut bukan? Hal ini sangat berkaitan dengan langkah yang satu ini.

5 Cara Penerimaan Barang di Gudang Yang Cepat dan Efisien

Contoh Inventory Gudang yang Harus Dirawat dengan Baik

Karakter seperti apa barang yang Anda gunakan untuk bisnis ini? Apakah makanan atau barang? Anda harus tahu dengan baik, apa yang dapat menimbulkan serangan terhadap barang-barang persediaan Anda dalam gudang? Apakah serangga atau tikus yang berpotensi merusak persediaan yang Anda miliki dalam gudang. Kemudian, apa cara membangun sistem manajemen gudang yang selanjutnya?

Mengatur dengan Tepat Tata Letak Barang Persediaan dan Sistem Pendataan

Cara membangun sistem manajemen gudang selanjutnya yang perlu Anda lakukan ialah, mengatur layout gudang dengan baik dan juga menggunakan tool yang tepat dan mudah diakses untuk pendataan barang. Keduanya sangatlah berhubungan, ketika Anda membuat layout yang baik, tentu akan mempermudah para pekerja untuk mendata barang-barang yang ada dalam gudang.

Anda bisa menggunakan Microsoft Excel untuk mendata. Selain mempermudah sistem pendataan barang persediaan, Anda juga akan mudah mengatur sirkulasi barang. Selain itu, Anda tidak perlu repot-repot mencari barang ke seluruh pelosok gudang, jika Anda mengetahui tata letaknya dengan baik. Tentu cara ini harus Anda terapkan.

Mengatur Sistem Otorisasi

Selanjutnya ialah sistem otorisasi. Anda perlu mengatur siapa saja yang memiliki wewenang dalam gudang dan haknya dalam mengatur manajemen gudang. Tentu Anda tidak ingin rugi karena tidak ada pengawasan secara langsung dalam gudang bukan?

Anda tentu sangat disarankan untuk melakukan 7 cara di atas untuk menghindari kerugian dari bisnis yang Anda miliki. Dengan begitu, akan mempermudah pekerjaan Anda dan para karyawan dalam pelaksanaan di lapangan. Maka perhatikan cara membangun sistem manajemen gudang dengan baik, agar bisnis dapat berjalan dengan lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *